Meski Krisis Global, Pembangunan The St. Moritz Terus Berjalan

Syukuran Pembangunan St Moritz Penthouse & Residences

Syukuran Pembangunan St Moritz Penthouse & Residences

Mengusung tema “Lippo Membangun Bangsa”, PT Lippo Karawaci Tbk menggelar syukuran pembangunan konstruksi global city The St Moritz Penthouses and Residences.

 

Meski tengah terjadi krisis ekonomi global, ternyata hal itu tak mempengaruhi komitmen dan rencana PT Lipppo Karawaci Tbk untuk mengembangkan mega proyek global city The St Moritz Penthouses and Residences. Tingkat penjualan yang diraih mega proyek ini juga sangat luar biasa, dimana 80% unit yang ada telah terjual.

Oleh karenanya, PT Lippo Karawaci pun menggelar syukuran pembangunan konstruksi mega proyek The St Moritz Penthouses and Residences dengan tema “Lippo Membangun Bangsa” di marketing office terbesar di Indonesia dengan tinggi bangunan enam lantai dan luasan 14.000m2 yang dilengkapi fasilitas helicopter landing port, di kawasan Sentra Primer Baru Barat (SPPB), Puri Indah, Jakarta Barat.

Acara syukuran pembangunan ini, dihadiri jajaran direksi dan komisaris PT Lippo Karawaci Tbk dan tamu undangan lainnya seperti Duta Besar Libanon Hassan Muslimani, Walikota Jakarta Barat Ir. H. Djoko Ramadhan, pengamat properti nasional Panangian Simanungkalit, Senior Executive Lippo Gordon Benton, Founder Lippo Mochtar Riyadi dan CMO The St. Moritz Michael Riady.

“Syukuran ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap pembangunan bangsa maupun terhadap konsumen untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal, meskipun kondisi ekonomi global saat ini tidak kondusif,” ujar Michael Riyadi, CMO The St Moritz Penthouses and Residences kepada wartawan yang hadir dalam acara ini.

Lebih lanjut Michael menyatakan, tahap pertama proyek ini diharapkan selesai dalam waktu 3 tahun dengan target pembukaan pusat perbelanjaan pada awal tahun 2011 yang selanjutnya diikuti dengan menara residentsial dan fasilitas-fasilitas lainnya pada kuartal keempat ditahun yang sama. Naskah & Foto : Feri Awan Hidayat

Iklan

Evan Lewis Diangkat Sebagai VP Communications Accor Asia Pasifik

Evan Lewis, VP Communications Accor

Evan Lewis, VP Communications Accor

Accor, grup hotel terbesar dan terdepan di Asia Pasifik telah mengangkat Evan Lewis sebagai Vice President Communications untuk kawasan ini.

Berkantor di Singapura, Evan Lewis nantinya akan bertanggung jawab atas segala bentuk komunikasi internal dan eksternal Accor Asia Pasifik.

Lewis diangkat sebagai VP Communications setelah lima belas tahun mengabdi pada Accor dan menjabat beberapa posisi senior seperti General Manager dan jabatan-jabatan operasional di berbagai hotel Accor di Australia dan Asia.

Di kawasan Asia Pasifik, Accor merupakan grup hotel terbesar dan terdepan dengan 367 hotel dan 69,727 kamar di 16 negara – Australia, Selandia Baru, Fiji, Polynesia, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Jepang, Laos, Malaysia, Korea, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Evan Lewis ditunjuk pada saat Accor tengah berkembang pesat di Asia dengan rencana pembangunan 100 hotel di China, Thailand, India, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan sekitarnya dalam dua tahun kedepan.  Selain itu, Accor juga tengah memperkenalkan dua merk baru, Pullman dan M Gallery serta program loyalitas hotel inovatif terbarunya, A|Club. Naskah : Feri Awan Hidayat,  Foto : Istimewa (Accor)

Penyaluran Kredit Masih Sesuai Target

Aktifitas Transaksi di Bank DKI

Aktifitas Transaksi di Bank DKI

Ceruk pasar KPR dan KPA yang masih sangat besar dengan hadirnya sejumlah proyek perumahan, apartemen, town house, rusunami, serta rusunawa, tentu membuat kalangan perbankan berlomba-lomba untuk menyalurkan dana kredit kepada kalangan yang membutuhkan. Satu di antara bank penyalur kredit tersebut adalah Bank DKI.

“Kami telah membuat sistem yang mempermudah penyaluran kredit KPR dan KPA, baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi kepada masyarakat sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Fermiyanti, Group Head Mortgage & Housing Bank DKI.

Lebih lanjut, Fermiyanti menyatakan bahwa potensi peminat KPR dan KPA yang dilansir Bank DKI untuk kawasan DKI Jakarta sangatlah besar. Terlebih lagi, kredit KPR dan KPA ini telah banyak dimanfaatkan juga oleh nasabah “tradisional” Bank DKI, seperti pegawai Pemprov DKI Jakarta ataupun para guru, yang selama ini pembayaran gajinya dilakukan melalui Bank DKI.

Selain itu, dalam penyaluran produk KPR Bank DKI dan untuk lebih memudahkan konsumen dari segala segmen, Gorup Mortgage & Housing Bank DKI juga telah menjalin beberapa kerja sama strategis dengan lembaga lainnya, semisal dengan Kementerian Perumahan Rakyat (untuk subsidi kepada seluruh masyarakat berpenghasilan rendah/MBR), Bapertarum (kerja sama pinjaman uang muka perumahan/PUMP karyawan PNS), Jamsostek (kerja sama PUMP karyawan non-PNS/peserta Jamsostek), serta tengah menjajaki perjanjian kerja sama dengan YKPP untuk karyawan TNI-ABRI. Naskah : Feri Awan Hidayat

Kharisma Veneer dan Coconut Shell

Tampilan Veneer Kayu Yang Menawan

Tampilan Veneer Kayu Yang Menawan

Biasanya aksesori interior yang terbuat dari bahan-bahan alami selalu menarik perhatian. Apalagi bila rancangannya disesuaikan dengan tren yang sedang marak saat ini. Di antaranya adalah aksesori yang terbuat dari lapisan kayu (veneer) dan tempurung kelapa (coconut shell).

Veneer merupakan lembaran kayu tipis dari irisan, kupasan, atau serutan gelondongan kayu. Tipisnya mencapai 0,25-5 mm dan mempunyai serat kayu yang indah karena berasal dari kayu zebra wood, sapele, mahagony, rose wood, dan sebagainya.

Aksesori interior dengan menggunakan veneer berupa tempat permen dan vas bunga memberikan kesan modern dan minimalis. Rancangan persegi dengan alur serat dari bawah ke atas terlihat natural. Serat-serat kayu berwarna cokelat terang diselingi serat berwarna cokelat tua. Atau veneer dengan serat kayu didominasi warna cokelat tua diseling warna cokelat terang.

Coconut shell atau tempurung kelapa sesungguhnya bisa dimanfaatkan menjadi benda seni yang memikat. Untuk diolah menjadi bentuk yang diinginkan, coconut shell dicampur dengan bahan resin untuk selanjutnya dirancang atau didesain sedemikian rupa.

Potongan tempurung kelapa muda berwarna cokelat muda, disusun seperti pecahan kulit telur. Sedangkan potongan tempurung berwarna cokelat dengan susunan melingkar, berasal dari tempurung kelapa tua. Atau yang tidak kalah menarik adalah mengomposisikan potongan tempurung berwarna cokelat tua dan tempurung berwarna cokelat muda dalam satu rancangan. Penulis  : Safitri, Koleksi : Kirana, Jakarta 

 

(Artikel Selengkapnya Ada di Edisi Terbaru Majalah TREN, November 2008)

Vas Bunga dari Susunan Batu

 

Pot Bunga Dari Batu
Pot Bunga Dari Batu

Jika biasanya vas bunga terbuat dari kristal atau keramik, maka kali ini ada yang berani tampil beda. Yaitu vas bunga yang terbuat dari susunan batu alam.

Proses pembentukannya pun alamiah karena batu-batu tersebut dipahat sesuai dengan rancangan yang diinginkan, lalu disusun dan dikombinasikan satu dengan yang lain berdasarkan warna. Seperti batu dengan warna kuning gading yang dipadukan dengan warna abu-abu, atau batu berwarna abu-abu dengan warna hijau. Hasilnya, sungguh memesona. 

Padu-padan antara pembentuk vas bunga ini terlihat menarik perhatian. Mulai dari tatakan, tubuh (body), hingga bagian penutupnya tampil elegan. Seperti vas bunga yang menggunakan batu berwarna kuning gading yang berfungsi sebagai tatakan, batu berwarna abu-abu dengan beberapa lapisan sebagai bagian badannya, serta batu berwarna kuning gading sebagai tutupnya. 

Selain itu, ada juga vas bunga yang didesain dengan menggunakan rancangan batu yang dibuat seakan menopang vas kaca yang terletak di bagian tengah. Dua potong batu berwarna abu-abu menjepit vas bunga yang terbuat dari kaca. Pada salah satu batu tertulis kata-kata dengan huruf kanji berwarna emas, dan di sebelahnya tertulis kata-kata berwarna hitam yang berbunyi: Earth, Metal, Water, Wood, Fire.  Naskah : Safitri, Foto : Muhtar Holil, Koleksi Pot : Ketut Suandana, Bali.  

(Artikel Selengkapnya Ada di Edisi Terbaru Majalah TREN, November 2008)

Samsung Most Valuable Player

Willy Bayu Santosa (Head of Corporate Marketing PT SEIN), Mr. Hee-Hong PARK (Managing Director PT SEIN), Sony Subrata (Marketing & PR Director BABGOC)  dan Atal S. Depari (Media Service Manager BABGOC 1st Asian Beach Games)

Pengumuman Partisipasi Samsung Most Valuable Player 1st Asian Beach Games 2008 di Inna Grand Hotel Sanur-Bali. Kiri-kanan: Willy Bayu Santosa (Head of Corporate Marketing PT SEIN), Mr. Hee-Hong PARK (Managing Director PT SEIN), Sony Subrata (Marketing & PR Director BABGOC) dan Atal S. Depari (Media Service Manager BABGOC 1st Asian Beach Games)

 

Samsung sebagai Prestige Partner pada 1st Asian Beach Games 2008 akan menyiapkan penghargaan Samsung Most Valuable Playaer (MVP).

Penghargaan MVP Samsung akan diberikan kepada atlet yang mencapai performa
bertanding terbaik atau dengan sportivitas tinggi dalam bertanding.

Pemenang penghargaan Samsung MVP akan dipilih melalui proses seleksi oleh dewan juri, yang terdiri atas perwakilan dari Samsung, Olympic Council of Asia (OCA), Bali Asian Beach Games Organizing Committee (BABGOC), NOC dan perwakilan media.  

Pemenang pada acara Pengumuman Pemenang Penghargaan Samsung MVP akan diselenggarakan pada 26 Oktober 2008.

Atlet yang terpilih sebagai Samsung MVP (26 Oktober) akan menerima tropi Samsung MVP dan produk Samsung LCD TV serta uang sebesar USD30.000 yang akan diserahkan kepada komite olahraga nasional yang bersangkutan. Naskah : Rusli M. Tang, Foto : Istimewa

The Batavia Hotel Gelar Media Gathering & Halal Bihalal

Gathering Media The Batavia Hotel

Gathering Media The Batavia Hotel

Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1429 H, The Batavia Hotel menggelar malam Halal Bihalal yang dilaksanakan pda hari Kamis, 9 Oktober 2008 yang lalu.

The Batavia Hotel mengundang kalangan relasi, travel agen dan media massa nasional  untuk menikmati makan malam di Pool Deck Grill & Bar yang ada di lantai 3 hotel ini.

Dalam kesempatan ini The Batavia Hotel juga menginformasikan fasilitas terbaru yang da di hotel ini antara lain, Batavia Karaoke TV, Broadband & WIFI Internet Facilities dan juga telah dirampungkannya Ex- Batavia Music Club yang diubah menjadi Function Hall. Naskah : FAH  Foto : Istimewa